Postingan

pelantikan pac ippnu kec. konang

PELANTIKAN PAC IPPNU Kec. Konang   Tak lama kemudian kepengurusan pimpinan anak cabang ikatan pelajar putri nahdlatul ulama’ resmi dilantik sekitar bulan oketober 2018 ditempat yang sama. Diharapkan keberadaan mereka menjadi penguat bagi kaderisasi dilingkungan NU. Pelantikan merupakan bagian dari pelebaran sayap kaderisasi. Pengesaan disampaikan oleh rekanita hosenatul asror selaku bendahara di tingkat PC IPPNU Kab. Bangkalan sehubung ketua PcC IPPNU Kab. Bangkalan tidak bisa hadir karena ada kendala maka kami dilantik oleh sekertaris PACIPPNU Kab Bangkalan.      Acara pelantikan juga dikemas dengan acara MAKESTA (masa kesetiaan anggota) yang diadakan oleh PAC IPNU IPPNU Kec. KONANG selama tiga hari dengan jumlah peserta hampir mencapai 200 peserta, acara makesta termasuk makesta pertama yang diadakan di kec. Konang. Dan dengan diadakannya makesta kita bisa melahirkan banyak anggota yang membuat kita semakin semangat untuk memajukan kec. Konang denagan lahi...

PAC IPPNU Kec. konang

      Pemilihan ketua PAC IPPNU kec. Konang  Setelah lama terbentuknya Pimpinan Anaka Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ maka terbentukklah Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ dikecamatan Konang.         Hal tersebut dibuktikan dengan diadakannya pemilihan ketua PAC IPPNU DI Kecamatan konang tersebut kegiatan berlangsung pada hari jumat 07 september 2018 di Gili Baru Kec. Konang. Dengan kandidat rekanita Rofi’ah dan rekanita Maimuna. Dan pemilihan tersebut dimenangkan oleh rekanitaRofi’ah dengan perolehan suara tertinggi yaitu 21 suara. Kegiatan ini dihairi oleh ketua PC
Gambar
Organisasi IPPNU didirikan pada tanggal 2 Maret 1955 di Malang Jawa Timur dengan kepanjangan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama. Mula-mula, organisasi ini didirikan untuk melakukan pembinaan dan pengkaderan terhadap remaja putri NU yang masih duduk di bangku sekolah/madrasah tingkat menengah dan tingkat atas serta santri putri yang statusnya setaraf dengan sekolah-sekolah tersebut. Pada perkembangan berikutnya, sesuai dengan kondisi zaman, pada tahun 1988, organisasi ini berubah menjadi Ikatan Putri-Putri Nahdlatul Ulama. Hal ini membuat sasaran organisasi IPPNU tidak lagi hanya terbatas pada pelajar putri melainkan semua putri NU. Namun, perubahan akronim ini selanjutnya telah disalah-artikan menjadi gerakan bebas yang bias merembet pada poltik praktis sehingga basis awal yang harus diperjuangkan menjadi terbengkalai dan visi intelektual yang selama ini menjadi ghiroh bagi perjuangan IPPNU menjadi pudar. Pada tahun 2003, organisasi IPPNU selanjutnya memperjelas wadah perj...